Text

Identifikasi subtipe blastocystis pada individu dengan diare dan tanpa diare menggunakan polymerase chain reaction (PCR) = Identification of blastocystis subtype in diarrhea and without diarrhea person by using polymerase chain reaction (PCR).

Blastocystis sudah ditemukan sejak 100 tahun yang lalu, namun sampai saat ini masih banyak hal yang belum diketahui mengenai parasit ini, terutama mengenai patogenitasnya. Beberapa peneliti mengklasifikasikan Blastocystis sebagai mikroorganisme komensal atau patogen oportunistik, sementara yang lainnya menemukan Blastocystis lebih banyak menimbulkan gejala (patogen). Patogenitas Blastocystis ini diduga berhubungan erat dengan subtipe genetiknya. Penelitianpenelitian sebelumnya yang telah membahas mengenai patogenitas Blastocystis berdasarkan perbedaan subtipe memperlihatkan hasil yang bertentangan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat sebaran subtipe Blastocystis pada penderita diare dan tidak diare. Sampel penelitian didapat dari RS. Dr. M. Djamil Padang dan Laboratorium Parasitologi FK UI. Sampel dipisahkan menjadi dua kelompok, yaitu kelompok dengan diare dan tanpa diare. Semua sampel yang terkumpul dilakukan isolasi DNA, kemudian dilakukan PCR untuk mendeteksi Blastocystis. Sampel yang positif mengandung Blastocystis selanjutnya ditentukan subtipe genetiknya menggunakan PCR dengan STS primer yang spesifik subtipe. Dari 166 sampel tinja yang terkumpul didapatkan 45 sampel positif mengandung Blastocystis (24 diare dan 21 tidak diare). Ditemukan lima subtipe Blastocystis dan terdapat perbedaan sebaran subtipe Blastocystis antara subjek yang berasal dari Padang dan Jakarta. Terdapat perbedaan yang bermakna mengenai subtipe yang ditemukan pada penderita diare di Padang dan Jakarta. Subtipe 3 hanya ditemukan pada penderita diare yang berasal dari Jakarta, sedangkan subtipe 2 hanya ditemukan pada penderita diare yang berasal dari Padang. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang bermakna mengenai sebaran subtipe Blastocystis antara subjek yang berasal dari Padang dan Jakarta, dan juga terdapat perbedaan bermakna subtipe yang ditemukan pada penderita diare di Padang dan Jakarta.
Kata kunci : Blastocystis, subtipe genetik, diare.


Blastocystis has been found since 100 years ago, but until now there are many aspect of this parasite that are still not clear especially regarding its pathogenicity. Some researchers classify Blastocystis as commensal or pathogenic oportunistik microorganisms, while others find Blastocystis causing more symptoms (pathogen microorganisms). Blastocystis pathogenicity is trought to be closely associated with genetic subtype. Previous studies that have addressed the Blastocystis pathogenicity based on different subtypes showed conflicting results. This study aims to look at the distribution of Blastocystis subtypes in patients with and without diarrhea. The research sample obtained from RS. Dr. M. Djamil Padang and Parasitology Laboratory FK UI. Samples were separated into two groups, with diarrhea and without diarrhea. We did DNA isolation to all samples, and then performed PCR to detect Blastocystis. The samples which were positive by first PCR were next tested for genetic subtypes of Blastocystis, wich were determined by using PCR with STS (subtypes specific) primers. Of 166 stool samples collected, 45 samples were found positive for Blastocystis (24 diarrhea and 21 no diarrhea). There are five subtypes of Blastocystis were found. Distribution of Blastocystis subtypes were difference between Padang and Jakarta. Subtypes of Blastocystis found in diarrhea patient from Padang and Jakarta were significantly different. Blastocystis ST 3 was only found in diarrhea patients from Jakarta, while Blastocystis ST 2 was only found in diarrhea patients from Padang. From this study, it can be concluded that there are significant differences in the distribution of Blastocystis subtypes between Padang and Jakarta and significant differences in the subtypes of Blastocystis in diarrhea patients from Padang and Jakarta.
Keywords : Blastocystis, genetic subtype, diarrhea

Judul Seri
-
Tahun Terbit
2013
Pengarang

Eka Nofita - Nama Orang
Lisawati Susanto - Nama Orang
Taniawati Supali - Nama Orang

No. Panggil
T13050fk
Penerbit
Jakarta : S2 Program Studi Ilmu Biomedik.,
Deskripsi Fisik
xiii, 74 hal., lamp. 7
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
NONE
Edisi
-
Subjek
-
Info Detail Spesifik
-
T13050fkT13050fkPerpustakaan FKUITersedia
Image of Identifikasi subtipe blastocystis pada individu dengan diare dan tanpa diare menggunakan polymerase chain reaction (PCR) = Identification of blastocystis subtype in diarrhea and without diarrhea person by using polymerase chain reaction (PCR).

Related Collection